Selasa, 25 Desember 2012

Keutamaan Sholat Dhuha


Cerita Motivasi | Keutamaan sholat dhuha – Setiap pagi, Motty selalu konsisten mengajak semua Sobat-Motty untuk merutinkan sholat sunnah yang satu ini. Kenapa? Karena sholat dhuha memiliki keutamaan yang ZUPER banget. Dari mulai nilainya yang menyamai sedekah dengan semua persendian tubuh kita, juga akan mencukupkan rezeki kita seharian penuh. Kita bahas lebih lanjut ya.. ^_^
Sejak beberapa tahun lalu, Alhamdulillah Allah Swt. selalu memberikan kekuatan Motty untuk merutinkan sholat dhuha. Awalnya coba 2 raka’at, lalu meningkat jadi 4 raka’at, sampai sekarang minimal 6 raka’at. Dan dengan segala Kuasa Allah Swt, semua rezeki Motty dicukupkan. Err.. ngga “cukup” juga sih, lebih tepatnya “BERKELIMPAHAN!” .. Muehehe ^_^ Ciyuuus.. Enelaaaan… Alhamdulillah..
Saking besarnya keutamaan sholat dhuha ini, sampai-sampai Mas Sandiaga Uno (salah satu orang terkaya di Indonesia) merutinkannya seperti beliau melakukan sholat wajib. “Kalau belum sholat dhuha, seperti ada yang kurang..” kata beliau yang merutinkan minimal 8 raka’at sholat dhuha setiap paginya. ZUPER banget ya?! ^_^
Di antara keutamaan sholat dhuha adalah..

1. Keutamaan Sholat Dhuha: Menggantikan sedekah dengan seluruh persendian

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,
Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” (HR. Muslim no.  720).
 Hadits dari Buraidah, beliau mengatakan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.” (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi)

 2. Keutamaan Sholat Dhuha: mencukupkan hingga akhir siang

Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

3. Keutamaan Sholat Dhuha: mendapat pahala haji dan umroh

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

4. Keutamaan Sholat Dhuha: sholatnya awwabin (orang yang kembali taat)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Tidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib 1: 164).
Imam Nawawi rahimahullahberkata, “Awwab adalah muthii’ (orang yang taat). Ada pula ulama yang mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang kembali taat” (Syarh Shahih Muslim, 6: 30).

sumber: http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/4082-keutamaan-shalat-dhuha.html
Semoga kita bisa sama-sama merutinkannya ya Sobat-Motty ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar