Kamis, 18 April 2013

Perencanaan Pemasaran Untuk Bisnis

Pada dasarnya Marketing Plan adalah strategi perencanaan pemasaran yang dibuat secara sistematis. Marketing Plan banyak dilakukan oleh hampir semua perusahaan besar, sehingga tidak aneh banyak merek-merek terkenal karena strategi pemasarannya direncanakan dengan baik. Strategi marketing plan atau perencanaan pemasaran juga bisa dilakukan oleh pelaku UKM, meskipun pada umumnya UKM tidak memiliki modal besar. Berikut ini adalah beberapa poin penting tentang Marketing Plan:

1. Tentukan Target Market
Langkah awal dalam menyusun perencanaan pemasaran adalah menentukan siapa yang akan jadi target market kita. Proses penentuan target market perlu ditentukan dari karakteristik produk dan bisnis kita serta disesuaikan dengan market yang paling potensial. Penentuannya dilakukan dengan melihat demografi konsumen.

2. Buat Analisa Pesaing
Salah satu hal yang paling penting dalam penyusunan strategi pemasaran adalah kita perlu mengetahui siapa yang menjadi pesaing kita dan akan menjadi pesaing kita. Kita perlu me-list siapa kompetitor kita. Ketika kita tahu siapa pesaing kita, kita akan lebih mudah menyusun strategi pemasaran yang tepat.

3. Kembangkan Strategi Produk
Pengembangan strategi produk/jasa perlu direncanakan dengan baik. Produk yang berkualitas merupakan kunci kesuksesan sebuah bisnis. Strategi produk disini memiliki beberapa hal teknis yang penting untuk diperhatikan misalnya merek produk, ukuran, fitur, kemasan dan yang tidak kalah penting adalah inovasi produk.

4. Tetapkan Strategi Harga
Penentuan strategi harga yang tepat akan mendukung kesuksesan strategi marketing. Harga sangat ditentukan oleh siapa target market kita serta penentuan target margin keuntungan yang ingin kita peroleh. Banyak strategi harga yang bisa kita terapkan dengan tujuan agar produk kita bisa dibeli oleh konsumen.

5. Pilih Strategi Distribusi
Sebaik apapun produk kita, jika konsumen sulit untuk memperoleh produknya maka akan menghambat kinerja penjualan. Strategi distribusi produk khusus UKM bisa melalui traditional market. modern market, sistem distribusi, penggunaan outlet ataupun penggunaan channel online. Bahasan mengenai channel online selalu menarik untuk dibahas, terutama ketika banyak UKM mulai masuk ke online shop.

6. Susun Strategi Promosi
Kekuatan ujung tombak sebuah bisnis adalah strategi promosi yang tepat. Khusus pelaku UKM penggunaan strategi promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara misalnya direct marketing, internet marketing, social media marketing, PR, personal selling, iklan melalui media (jika memiliki modal) serta berbagai cara lainnya.

7. Gunakan Strategi Penjualan
Strategi penjualan merupakan strategi untuk menciptakan transaksi pembelian konsumen. Strategi penjualan memiliki banyak bentuk dan jenis, mulai dari creative sales, trade promo, trial, retention program serta berbagai program penjualan untuk membuat konsumen melakukan pembelian.
Beberapa poin ini perlu direncanakan oleh pelaku UKM jika produk kita ingin diterima pasar dengan baik dan kinerja penjualan terus meningkat. Saya yakin meskipun pelaku UKM memiliki modal yang terbatas, jika strategi pemasarannya direncanakan dan dilakukan dengan tepat akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan bisnis.
Berbagi strategi marketing untuk bisnis dan UKM | twitter @hermaspuspito | email: contact@elcpartner.com

Kamis, 11 April 2013



Presentasi sangat penting untuk mengaet mitra bisnis atau konsumen potensian Anda. Untuk menyampaikan presentasi memang diperlukan beberapa keahlian, mulai dari bagaimana berbicara di depan umum hingga membuat pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diikuti untuk membuat presentasi bisnis Anda lancar:
Persiapan yang baik
Aturan utama dari sebuah presentasi yang baik adalah persiapan yang baik. Anda harus tahu secara menyeluruh tentang materi presentasi yang akan disampaikan, jangan sampai ada satu celah yang tidak Anda ketahui. Semakin Anda mempelajari presentasi tersebut, maka Anda akan semakin terlihat profesional saat menyampaikannya.
Pastikan semua perlengkapan siap
Saat melakukan presentasi, ada baiknya Anda membuat salinan dari presentasi yang kemudian dibagikan kepada peserta presentasi. Pastikan juga perlengkapan seperti laptop dan in-focus sudah siap agar presentasi tidak terganggu dengan hal-hal seperti ketidaksiapan perlengkapan.
Perhatikan penampilan
Anda akan berdiri di depan banyak orang saat presentasi, karena itu penampilan Anda pun menjadi penting. Buat penampilan Anda terliha seprofesional mungkin dengan busana formal. Selain itu saat bicara, pastikan Anda melakukan kontak mata dengan peserta dan bicaralah dengan teratur atau dalam tempo lambat. Biasanya dalam keadaan gugup Anda akan cenderung bicara terlalu cepat yang akhirnya presentasi akan sulit dimengerti.
Berikan ilustrasi yang sesuai
Jangan membuat peserta bosan dengan banyak tulisan dalam slide presentasi Anda. Coba masukkan gambar-gambar pendukung yang lebih menarik, misalnya saat memberikan presentasi soal data berilah gambar diagram pie atau batang. Tapi jangan juga memberikan gambar atau informasi yang tidak berhubungan dengan presentasi Anda dan keluar dari konteks karena akan membingungkan peserta.
Adakan sesi tanya jawab
Di akhir wawancara, selalu berikan waktu untuk pertanyaan. Kemampuan Anda menjawab pertanyaan juga akan memperlihatkan pengetahuan Anda soal topik yang dipresentasikan sekaligus kemampuan mendengar dengan baik. Sebisa mungkin hindari konflik atau berargumen dengan peserta, cobalah untuk selalu bersikap tenang dan berkompromi saat ada masalah. (as/dari berbagai sumber)