Pada dasarnya Marketing
Plan adalah strategi perencanaan pemasaran yang dibuat secara
sistematis. Marketing Plan banyak dilakukan oleh hampir semua perusahaan
besar, sehingga tidak aneh banyak merek-merek terkenal karena strategi
pemasarannya direncanakan dengan baik. Strategi marketing plan atau
perencanaan pemasaran juga bisa dilakukan oleh pelaku UKM, meskipun pada
umumnya UKM tidak memiliki modal besar. Berikut ini adalah beberapa
poin penting tentang Marketing Plan:
1. Tentukan Target Market
Langkah awal dalam menyusun perencanaan
pemasaran adalah menentukan siapa yang akan jadi target market kita.
Proses penentuan target market perlu ditentukan dari karakteristik
produk dan bisnis kita serta disesuaikan dengan market yang paling
potensial. Penentuannya dilakukan dengan melihat demografi konsumen.
2. Buat Analisa Pesaing
Salah satu hal yang paling penting dalam
penyusunan strategi pemasaran adalah kita perlu mengetahui siapa yang
menjadi pesaing kita dan akan menjadi pesaing kita. Kita perlu me-list
siapa kompetitor kita. Ketika kita tahu siapa pesaing kita, kita akan
lebih mudah menyusun strategi pemasaran yang tepat.
3. Kembangkan Strategi Produk
Pengembangan strategi produk/jasa perlu
direncanakan dengan baik. Produk yang berkualitas merupakan kunci
kesuksesan sebuah bisnis. Strategi produk disini memiliki beberapa hal
teknis yang penting untuk diperhatikan misalnya merek produk, ukuran,
fitur, kemasan dan yang tidak kalah penting adalah inovasi produk.
4. Tetapkan Strategi Harga
Penentuan strategi harga yang tepat akan
mendukung kesuksesan strategi marketing. Harga sangat ditentukan oleh
siapa target market kita serta penentuan target margin keuntungan yang
ingin kita peroleh. Banyak strategi harga yang bisa kita terapkan dengan
tujuan agar produk kita bisa dibeli oleh konsumen.
5. Pilih Strategi Distribusi
Sebaik apapun produk kita, jika konsumen
sulit untuk memperoleh produknya maka akan menghambat kinerja
penjualan. Strategi distribusi produk khusus UKM bisa melalui
traditional market. modern market, sistem distribusi, penggunaan outlet
ataupun penggunaan channel online. Bahasan mengenai channel online
selalu menarik untuk dibahas, terutama ketika banyak UKM mulai masuk ke
online shop.
6. Susun Strategi Promosi
Kekuatan ujung tombak sebuah bisnis
adalah strategi promosi yang tepat. Khusus pelaku UKM penggunaan
strategi promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara misalnya direct
marketing, internet marketing, social media marketing, PR, personal
selling, iklan melalui media (jika memiliki modal) serta berbagai cara
lainnya.
7. Gunakan Strategi Penjualan
Strategi penjualan merupakan strategi
untuk menciptakan transaksi pembelian konsumen. Strategi penjualan
memiliki banyak bentuk dan jenis, mulai dari creative sales, trade
promo, trial, retention program serta berbagai program penjualan untuk
membuat konsumen melakukan pembelian.
Beberapa poin ini perlu direncanakan
oleh pelaku UKM jika produk kita ingin diterima pasar dengan baik dan
kinerja penjualan terus meningkat. Saya yakin meskipun pelaku UKM
memiliki modal yang terbatas, jika strategi pemasarannya direncanakan
dan dilakukan dengan tepat akan memberikan dampak yang signifikan
terhadap pertumbuhan bisnis.
Berbagi strategi marketing untuk bisnis dan UKM | twitter @hermaspuspito | email: contact@elcpartner.com