By
Sebagai pelaku usaha, Anda membutuhkan
konsumen untuk mengkonsumsi produk usaha Anda. Melayani konsumen memang
gampang-gampang susah. Ada kalanya Anda sudah memberikan yang terbaik,
tapi konsumen masih saja melirik produk pesaing. Lantas, apa sih
sebenarnya yang dicari oleh konsumen?
Pelayanan Terbaik
Konsumen adalah raja, jadi Anda perlu
memperlakukan mereka dengan baik. Maka, penting untuk menanamkan pada
karyawan agar mengetahui apa yang diinginkan para konsumen. Pelayanan
disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
‘’Jika Anda seorang merchandiser tanpa program training, kemungkinan menciptakan pengalaman yang hebat untuk pelanggan sangat sulit,’’ ujar Paula Courtney, Chief Executive The Verde Group, lembaga riset retail di Toronto, Kanada.
‘’Melakukan kebijakan adalah jantung dari sebuah bisnis dalam menciptakan pengalaman belanja yang hebat,’’ imbuh Paula.
Istimewa dalam Satu Hal
Pada umumnya, konsumen mencari produk yang
berkualitas, harga murah dan pelayanan cepat. Namun, Anda tidak harus
hebat dalam tiga hal tersebut. Ketiga aspek tersebut sebaiknya Anda
lakukan, namun pilihlah satu aspek yang menjadikan produk Anda istimewa.
Pertama, Anda perlu melakukan survey berapa rating bisnis Anda
dari segi harga, kualitas dan pelayanan. Jika performa Anda sudah lebih
istimewa dalam satu hal dibandingkan dengan kompetitor Anda, usaha Anda
sudah siap bersaing dengan yang lain. Tapi ingat, jangan abaikan dua
aspek yang lain. Intinya, baik dalam dua hal tapi istimewa dalam satu
hal.
Konsisten Menjaga Kualitas
Untuk menjaring konsumen tetap, Anda harus
konsisten dalam hal kelebihan dari usaha Anda. Misalnya, usaha Anda
unggul dalam pelayanan yang selalu cepat dan tepat waktu meski harga
yang Anda tawarkan sedikit lebih tinggi dari kompetitor. Pertahankan
kualitas tersebut, jangan sampai tindakan kecil merusak kepercayaan dari
konsumen.
Salah satu hal yang harus rutin Anda lakukan
adalah menggiatkan promosi tentang kelebihan Anda dibanding kompetitor.
Jangan lupa, selalu pantau perkembangan kompetitor agar posisi Anda
tetap selalu unggul.
Kemudian, jangan cepat puas dengan posisi
yang Anda raih sekarang. Terus berkembang dan memperbaiki diri agar
konsumen tetap kian bertambah. Pertahankan kelebihan, dan terus perbaiki
kekurangan.
Fokus Pada Kelebihan Anda
Dalam menghadapi persaingan bisnis, Anda
harus siap menghadapi kenyataan bahwa bisnis Anda masih punya kelemahan.
Apalagi jika kompetitor Anda lebih unggul dan punya banyak konsumen
tetap. Jangan berkecil hati, pelajari alasan mengapa mereka lebih
memilih perusahaan lain ketimbang menjadi pelanggan Anda.
Ini realitanya: pelanggan Anda tidak ada waktu
untuk menunggu Anda memperbaiki kekurangan Anda, jadi jangan habiskan
pikiran dan tenaga Anda hanya untuk menghapus kekurangan bisnis Anda.
Tutupilah kekurangan bisnis Anda dengan kelebihan yang dimilikinya. Jika
kompetitor memiliki rasa makanan yang lebih enak di restoran mereka,
restoran Anda bisa fokus ke kesempurnaan layanan seperti pada point pertama
diatas. Toh 80% penjualan terjadi karena pembeli menyukai penjualnya,
bukan karena produknya. Nantinya setelah restoran Anda memiliki
pelanggan tetap yang menyukai layanan Anda, perlahan-lahan Anda bisa
memperbaiki rasa makanannya.
Ingatlah, bisnis Anda akan selalu memiliki
kekurangan, namun jangan biarkan kekurangan itu menghalangi Anda untuk
mendapatkan pelanggan.
